Banda Aceh, 28 November 2025 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh
melaksanakan Pelatihan Pendidikan Inklusi bagi Kepala Sekolah, Guru, dan Pengawas SMP
se-Kota Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga
28 November 2025 di Arafah Meeting Room Hotel Madinah Banda Aceh.
Pelatihan ini
dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh
pada hari Rabu, 26 November 2025, dan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakrie, S.Pd., M.Pd, pada Jumat, 28 November
2025.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidang pendidikan inklusif,
yaitu Hj. Jamilah S.Pd., M.Pd, yang telah berpengalaman dalam pendampingan
implementasi sekolah inklusi, Novita Sari, M.Psi., Psikolog, yang memberikan materi
psikologis terkait identifikasi kebutuhan khusus peserta didik, strategi intervensi,
dan pendekatan empatik dalam proses pembelajaran. serta Uja Iskandar S.Pd., M.Pd
narasumber tingkat nasional yang aktif mengembangkan kurikulum dan program inklusi di
berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 78 peserta mengikuti pelatihan ini yang
terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Pengawas tingkat SMP Se-Kota Banda Aceh.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendidik dalam memberikan layanan
pendidikan yang ramah, adil, dan aksesibel untuk seluruh peserta didik, termasuk
peserta didik berkebutuhan khusus.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota
Banda Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti
pelatihan dengan penuh antusias. Ia berharap agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan
di sekolah masing-masing, sehingga mutu pendidikan inklusi di Banda Aceh semakin
meningkat.
“Pendidikan inklusif bukan sekadar program, melainkan komitmen untuk
memastikan semua anak mendapatkan hak belajar yang sama tanpa diskriminasi,” ujar
Kadisdikbud dalam sambutannya.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda
Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen untuk terus mendukung
pengembangan sekolah inklusi menuju pendidikan yang lebih berkualitas, ramah anak, dan
berkeadilan.



